Tips Yusuf Mansur – Tidak Selamanya Pilihan Kita Salah

Tips Yusuf Mansur – Namanya juga manusia. Heart where, hati mana, yg ga broken. 2th dihajar kesusahan yg alhamdulillaah. Saya pasang badan pula. Dipenjara. 2x pula. Sampe skrg pun suka diledekin orang. Bekas dipenjara. Hehehe. Padahal penjara itu berkah. Di sanalah saya mulai ngafal Qur’an. Dan malah jadi titik balik sejarah Daqu, yg dg izin Allah, bs ada di 6000an cabang rumah tahfizh sd akhir 2016. Jumlah yg trs bertambah.

Ga semua orang yg dipenjara itu, salah. Atau sebab kesalahannya. Ga semua. Tapi khusus saya, saya akuin. Saya salah. Dan banyak dosanya.

2th saya ga kuliah. Dan 2th saya ga berkabar ke kampus. 1999 saya kembali ke kampus. Dg ngumpulin semua spirit, motivasi, semangat. Apalagi 1997, skripsi dah beroutline. Sudah disetujui. Sudah nulis pembukaan. Sudah KKN. Kuliah Kerja Nyata. Tapi, daftar ulang saya, sebab satu dan lain hal, ditolak. .

Alhamdulillaah

Di pintu gerbang IAIN (skrg UIN), saya jongkok tanpa nyawa. Saya berangkat dg cium tangan semua orang tua. Minta doa dan restu. Dan mereka pun semangat mendoakan. Agar saya jadi orang bener. Kuliah lagi. Menyelesaikan S1. Trs apa yg mau saya sampaikan ke orang tua?

Banyak pilihan doa. Tapi hari ini saya diizinkan Allah mengajar… Tentang Sulaiman Spirit. Kalo emang minta, jgn minta balik buat kuliah. Tapi minta aja spy bs punya kampus sendiri. Biar bisa wisuda tiap day, every hari. Bila hr ini hina, maka mintalah kemuliaan dari-Nya.

Kwn2 semua… kwn2 itu punya Allah. Hanya manusia yang ga mau, suka ga mau, melihat kesalahan kita. Seberapapun sudah kita berbuat baik padanya. Tapi Allah…? Subhaanallaah. Hanya Allah. Yang justru demen. Suka. Bangga. Bahagia. Sangat. Melihat hamba2Nya yang salah, lalu mau kembali kepada-Nya.

Saya yang berlumur dosa saja, insyaaAllah, diberi-Nya segala apa yang saya minta. Apalagi kwn2, yg rasanya dosanya ga sebanyak saya.

Allah sangat rindu kwn2 semua. Kepengen ngasih rizki lebih. Kepengen menyayangi. Kepengen mengasihi. &ga kepengen ada dosa yang menghalangi antara Diri-Nya dan semua hamba-Nya. Karena itu Allah sediakan&siapkan Diri-Nya, sebagai Yang Maha Pengampun, Maha Pengasih, Maha Penyayang.

Add a Comment

Your email address will not be published.