Informasi

“Kamu” Puisi Karya Ibrohim Elhaq

Puisi Karya Ibrohim Elhaq – Ibrohim Elhaq merupakan hafiz qur’an yang berasal dari Indonesia. Umurnya yang masih muda dan wajah yang tampan. Boim merupakan sapaannya, tidak ingin membuang waktu yang tidak penting di umur yang masih muda.

Boim pun memutuskan untuk membuat sebuah puisi, puisi tentang “Kamu” entah apa tujuannya. Tapi silahkan baca sendiri, karena tiap orang penilainnya berbeda-beda. Namun, walaupun berbeda-beda tetap hindari yang namanya perdebatan.

Puisi Karya Ibrohim Elhaq

Kamu, aku belum tau pasti siapa kamu yg akan bersama ku kelak,
Tapi tetap saja hatiku menginginkan sesosok kamu yg nyantol di hatiku.
Kamu tahu tidak? Langit itu indah sekali bukan? Coba kau pandang ke atas, bintang2 itu, kerlap kerlipnya, meneduhkan hati, sering aku berbicara dengannya.
Tapi kamu tahu tidak? Langit di sini masih berantakan, dan aku masih bersabar, menanti waktu yang pas untuk mengungkapkan rasa ini, menjadikan mu sosok yang bisa merapikan bintang2 di langit itu, maksudku langit hati ku :).
Kamu pasti mau kan? Entah kamu yang mana yang bersedia,.
Tapi ada sosok kamu yang aku harapkan dan sering ku sebut dalam do’aku, tapi terkadang aku takut, jikalau ternyata bukan kamu orangnya, aku takut, sakit hati lagi. Maka harapan aku ke kamu tidak menggebu, akan tetapi namamu selalu ada dalam do’aku,.
Maaf aku tidak akan menyapamu sekarang, belum menobatkanmu sebagai bidadari yang sedia menyusun bintang2 di langit itu, aku masih bersabar menunggu waktu yang pas… untuk datang langsung mempersuntingmu, bukan untuk hanya berkenalan denganmu, dan memberi harapan2 palsu,.
Aku ingin menjadi sosok terakhir dan selamanya untukmu, bukan menjadi sosok yang memberi beribu janji di awal, dan kamu dan sosok itu sudah menyepakati janji itu, akan tetapi sosok itu menelantarkan janji itu, tak terurus.
Aku tak mau seperti itu,.
Kamu tahu, aku selalu merindukanmu,. Tapi kamu belum halal untuk aku jadikan peilpur rindu, makanya tadi aku bilang langit di hatiku masih kacau balau, itu karna belum ada sosok kamu yang bersinar di langit itu,. Aku masih bersabar menunggu waktu yang pas. Aku harap kamu juga bersabar menunggu ku, dan jangan percaya pada sosok yang ku sebutkan tadi, yang memberi janji, padahal belum tau apakah kamu jodohnya kelak.
Aku memilih berdiam, karna aku juga belum tahu apakah kamu jodohku kelak, tapi do’aku selalu ada namamu di sana, semoga terkabul :).
I love you… bersabarlah.

Untuk sosok yang aku maksud, aku mengharapkan pertemuan kita, untuk menghalalkan mu.

Surat yang aku tak tahu sampai atau tidak.

Itulah Puisi Karya Ibrohim Elhaq yang dibuatnya dengan sepenuh hati dan keyakinan. Buat kamu yang membaca, jangan sampai baper dan biasa aja ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.